Apa Itu Gaming Disorder? Yuk Kenali Lebih Lanjut Gaming Disorder


Apa kamu suka bermain game seharian? Itu harus hati-hati loh, karena jika bermain game terlalu lama dapat didiagnosa penyakit mental. Pasalnya WHO (World Health Organization) baru saja menemukan sebuah penyakit Gaming Disorder bagi orang yang sudah kecanduan bermain game.

Gaming Disorder ini diberikan kepada seseorang yang sering bermain game seharian penuh. Biasanya orang yang mengalami Gaming Disorder ditandai dengan memprioritaskan untuk bermain game dari pada aktivitas lainnya.

Tidak hanya itu saja, Gaming Disorder seperti sebuah penyakit mental yang sangat parah. Nah, sebelum kamu didiagnosa Gaming Disorder. Kamu harus kenali terlebih dahulu apa itu Gaming Disorder dengan memperhatikan artikel yang satu ini sampai habis ya.

Baca Juga: Anak-anak Sering Bermain Game? Hati-hati 5 Dampak Negatif Bermain Game Bagi Anak-anak

Apa Itu Gaming Disorder?


Gaming Disorder adalah pola perilaku bermain game yang sudah tidak terkendali lagi sehingga dapat mengganggu minat serta kegiatan aktivitas lainnya. Orang yang menderita Gaming Disorder akan mengalami gangguan implus atau kegagalan dalam menahan godaan maupun dorongan.

Orang yang sudah terkena Gaming Disorder akan menghabiskan waktu seharian untuk bermain game dan memiliki ikatan emosional yang begitu erat dengan kegiatan ini. Hal ini akan menyebabkan si penderita Gaming Disorder mengalami anti sosial loh.

Gejala Gaming Disorder


Ada berbagai gejala yang akan dialami oleh seseorang yang menderita Gaming Disorder. Gejala ini akan sering dilakukan oleh seorang yang menderita Gaming Disorder. Untuk kamu yang ingin mengetahuinya bisa lihat di bawah ini.

  • Bermain game dijadikan sebagai kegiatan utama.
  • Tidak dapat mengendalikan keinginan untuk bermain game.
  • Merasa butuh bermain game, sehingga akan menghabiskan waktu besarnya dengan bermain game.
  • Menggunakan game sebagai cara untuk mengembalikan suasana hatinya.
  • Kebiasan bermain game sudah memberikan dampak buruk terhadap hubungan dengan orang lain, pekerjaan maupun pendidikan.
  • Tidak tertarik untuk berinteraksi dengan orang lain.
  • Jika penderita tidak bermain game, akan sedih, marah serta sensitif.
  • Jika terjadi pada anak yang tidak bermain game, ia akan mengurung diri, menangis, tidak mau makan, tidak tidur dan menolak aktivitas lainnya.

Pengobatan Gaming Disorder


Ada juga pengobatan untuk para penderita Gaming Disorder. Pengobatan ini tidak dapat menyembuhkan secara langsung akan tetapi harus di lakukan secara rutin dan diperhatikan jika ingin kembali seperti biasa lagi.

1. Terapi

Cara ini bisa dilakukan untuk mengobati seseorang yang menderita Gaming Disorder. Terapi akan membuat seseorang tersebut untuk dapat mengontrol keinginan bermain game, mengatasi pikiran-pikiran yang tidak rasional serta belajar untuk mencari solusi pengobatan dirinya.

2. Intrapersonal

Pengobatan ini akan membantu seseorang penderita Gaming Disorder dari dalam dirinya sendiri untuk berhenti bermain game. Menggunakan metode ini akan membantu seseorang untuk menemukan identitas diri, membangun rasa percaya diri serta meningkatkan kecerdasan emosional.

3. Interpersonal

Tidak jauh berbeda dari metode pengobatan sebelumnya. Interpersonal akan mengajarkan si penderita Gaming Disorder untuk mengontrol keinginan bermain game, memperbaiki komunikasi, membangun harga diri serta meningkatkan emosionalnya.

4. Bantuan Keluarga

Keluarga merupakan peran penting untuk pengobatan Gaming Disorder. Peran keluarga harus memperhatikan serta memberikan masukan-masukan untuk dapat mengontrol si penderita Gaming Disorder untuk berhenti bermain game.

5. Menjalani Gaya Hidup Baru

Jika sudah terhindari dari Gaming Disorder, cobalah untuk menjalani gaya hidup baru. Penderita bisa melakukan kehidupan gaya hidup barunya dengan melakukan kegiatan positif lainnya seperti berolahraga, melakukan kegiatan sosial maupun kegiatan positif lainnya.

Artikel Menarik Lainnya:


Suka Artikel Ini? Silahkan Share!

News Lainnya