6 Gamers dan Pro Player Terbaik Sepanjang Masa
Kenali gamers terbaik di dunia dari berbagai game dan era. Simak background, prestasi, dan alasan mereka layak disebut legenda esports!

Dunia esports punya banyak nama besar, tetapi hanya segelintir yang mampu bertahan melewati pergantian era, meta, dan generasi pemain. Bukan cuma jumlah trofi yang menentukan penilaian, tetapi juga dominasi, konsistensi, longevity, prestasi internasional, dan pengaruh mereka terhadap perkembangan esports.
Dari Faker hingga legenda lintas game lainnya, setiap nama punya perjalanan unik yang membentuk sejarah esports. Yuk, simak siapa saja gamers terbaik di dunia dan pencapaian yang membuat mereka begitu ikonik!
Legenda Esports dari Berbagai Negara
Setiap game memiliki standar kompetisi dan tantangan yang berbeda, sehingga membandingkan pemain lintas genre memang tidak sederhana. Meski begitu, enam nama berikut punya pencapaian dan legacy yang membuat mereka layak masuk pembahasan pro player terbaik sepanjang masa.
1. Faker
Kalau membicarakan GOAT esports modern, nama Faker hampir selalu menjadi titik awal. Lee Sang-hyeok memulai karier profesionalnya di era awal League of Legends dan kemudian membangun karier panjang bersama T1.
Ia telah memenangkan 6 World Championships, 10 gelar LCK, dan 2 MSI, sekaligus menjadi pemain pertama yang masuk Hall of Legends milik Riot Games. Karier panjangnya bersama T1 membuat Faker menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam sejarah League of Legends.
2. Flash
Kalau Faker mewakili dominasi esports modern, Flash menunjukkan seperti apa dominasi individu pada era RTS yang menjadi salah satu fondasi esports profesional. Lee “Flash” Young-ho dikenal sebagai salah satu pemain StarCraft: Brood War paling dominan berkat konsistensi dan performanya di berbagai kompetisi besar.
Sepanjang kariernya, Flash telah memenangkan 6 Starleague, termasuk pencapaian luar biasa dengan meraih empat gelar dalam satu tahun serta memenangkan OSL dan MSL pada periode yang sama. Dominasi tersebut membuatnya mendapat julukan “God” dan “Ultimate Weapon”.
3. N0tail
Selanjutnya ada Johan “N0tail” Sundstein dari Denmark, pemain yang menjadi bagian penting dari era kejayaan OG.
N0tail memenangkan The International 2018 dan 2019 secara beruntun, serta sejumlah Major seperti Frankfurt 2015, Manila 2016, Boston 2016, dan Kiev 2017. Ia juga menjadi salah satu pemain dengan total penghasilan kompetitif terbesar dalam sejarah esports.
4. Daigo Umehara
Jika esports RTS dan MOBA punya legenda, fighting game juga memiliki Daigo Umehara dari Jepang. Kariernya telah berlangsung lebih dari dua dekade, dengan 6 gelar EVO dan berbagai kemenangan besar lainnya.
Konsistensi Daigo lintas generasi membuatnya tidak hanya dikenal karena prestasi turnamen, tetapi juga sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam perkembangan komunitas fighting game.
Gamer ini terkenal legendaris berkat teknik parry yang ia gunakan dalam menangkis serangan secara bertubi-tubi sehingga teknik tersebut dinamakan “Daigo Parry”.
5. Fatal1ty
Nama berikutnya membawa kita ke era awal esports FPS melalui Fatal1ty, salah satu pionir kompetisi game profesional. Jonathan “Fatal1ty” Wendel dikenal lewat dominasinya di berbagai game FPS, terutama Quake.
Fatal1ty berhasil meraih 12 gelar dunia major di berbagai game FPS, termasuk Quake III Arena, Unreal Tournament 2003, Painkiller, Doom 3, dan Aliens vs. Predator.
Selain itu, popularitasnya pada era Quake dan pengaruhnya terhadap perkembangan esports membuat Fatal1ty layak disebut sebagai salah satu pemain FPS paling legendaris sepanjang masa.
6. s1mple
Terakhir, ada Oleksandr “s1mple” Kostyliev dari Ukraina yang menjadi salah satu standar individual skill di Counter-Strike. Bersama Natus Vincere, ia memenangkan PGL Major Stockholm 2021 sekaligus meraih Major MVP setelah tampil sangat dominan sepanjang turnamen.
S1mple juga tiga kali menjadi pemain peringkat 1 HLTV, yaitu pada 2018, 2021, dan 2022, serta dikenal sebagai salah satu pemain Counter-Strike paling dominan.
Apa yang Membuat Mereka Layak Disebut Terbaik?
Enam pemain tersebut menunjukkan bahwa status legenda esports tidak hanya ditentukan oleh satu gelar besar.
Faker unggul dalam longevity dan prestasi internasional, Flash serta Jaedong mendominasi Brood War, N0tail mencatat sejarah di Dota 2, Daigo membangun legacy lintas generasi di fighting game, sementara s1mple menjadi salah satu standar individual skill dalam Counter-Strike.
Perbedaan genre memang membuat ranking ini tetap subjektif. Namun, kombinasi achievement, konsistensi, dominasi, longevity, dan legacy membuat keenam nama tersebut punya alasan kuat untuk disebut sebagai gamer dan pro player terbaik sepanjang masa.
Siap Mengikuti Jejak Pro Gamer?
Menjadi pro gamer tentu membutuhkan latihan, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar dari setiap pertandingan. Enam nama di atas membuktikan bahwa perjalanan menuju level tertinggi tidak terjadi dalam semalam, jadi terus asah skill dan temukan game yang paling cocok dengan gaya bermainmu.
Sudah siap push skill di game favorit dan jadi pro gamer seperti Faker atau s1mple? Jangan lupa siapkan kebutuhan gaming kamu dengan top-up Riot Points dan Steam Wallet di UPOINT.ID. Setelah itu, lanjutkan latihan, bangun strategi, dan siapa tahu suatu hari nanti nama kamu ikut masuk daftar pro gamer terbaik!
Jangan lupa follow Instagram @upoint.id, TikTok @upoint.id.official, Facebook UPoint.id, dan subscribe YouTube UPoint Esports agar tidak ketinggalan update game, promo, serta event terbaru dari UPOINT.ID!
Baca juga artikel menarik lainnya:
- Jam Push Rank Legend Mobile Legends Bang Bang, Waktu Terbaik Biar Win Streak Terus
- Cara Main Free Fire (FF) untuk Pemula yang Mudah untuk Dipahami
- Daftar Rusher PUBG Mobile Terbaik 2026
- Tim Mobile Legends: Bang Bang Terbaik di Dunia 2026, Dominasi Turnamen Internasional
- Tips Pemula Main Garena Undawn Biar Jadi Survivor Hebat
Bagikan Artikel
Sebarkan artikel ini ke teman satu squad atau komunitasmu.


