1626154088theinternational10.jpg
Artikel

The International 10: Kapan dan Siapa yang Telah Lolos?

by: Digivo upoint / 13 July 2021

The International (TI) merupakan kompetisi dunia esports sebagai puncak dari turnamen DOTA 2 Pro Circuit sepanjang tahun, dimana 18 tim profesional DOTA 2 terbaik saling berjibaku demi trofi kebanggaan Aegis of Champions, dan tentunya hadiah uang yang tak terhitung banyaknya!

Tahun ini, di penyelenggaraan yang ke-10, meski sempat mengalami pemunduran jadwal dari tahun 2020, bakal berlangsung di Arena Nationala, Bucharest, Rumania, pada tanggal 7 - 17 Oktober 2021.

Dan, tim manakah yang akhirnya lolos dari rentetan pertandingan sepanjang DOTA 2 Pro Circuit? Sebanyak 12 tim direct invite dan 6 tim perwakilan terbaik dari regional Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa (dua tim), Cina, dan Asia Tenggara sudah pastikan tempat dalam ajang esports BERHADIAH TERBESAR DI DUNIA ini!
## The International - T10
TI10 seyogianya mulai tanggal 7 - 17 Oktober 2021. Fase Grup sendiri berlangsung hingga tanggal 10 Oktober, sementara Babak Utama dijadwalkan antara tanggal 12 - 17 Oktober 2021.

Jadwal ini mundur hampir setahun dari agenda The International tahun lalu yang batal karena adanya pandemi COVID, di Swedia.

## Lokasi Pelaksanaan Baru
Description

Valve telah menetapkan venue pertandingan adalah Arena National di Bucharest, Rumania. Pada pengumuman resmi terbarunya, pihak Valve (21/06) menjelaskan bahwa Swedia menolak esports sebagai kategori 'olahraga elit', sehingga visa pemain yang memasuki Swedia, akan ditolak.

"Oleh karenanya, dan mengingat situasi politik di Swedia, kami tengah mencari alternatif tempat lain di Eropa untuk menjadi tuan rumah TI tahun ini," ungkap Valve, dalam pengumuman resmi. "Kami merasa yakin bahwa akan ada solusi yang memungkinkan kami untuk mengadakan TI10 di Eropa tahun ini, dan kami akan segera mengumumkan rencana yang diperbarui dalam waktu dekat."

## Total Hadiah TI10
Sebagai iming-iming hadiah bagi seluruh tim peserta adalah prize pool senilai total $40.018.195 (sekitar 580 milyar Rupiah). Tim juara sendiri berhak mengantongi hadiah sebesar $15juta (217 milyar Rupiah). Total hadiah uang ini merupakan gabungan hadiah dari Valve ditambah selebihnya oleh hasil penjualan Battle Pass sepanjang tahun 2020.

## Tim DPC Terbaik
Dari total 18 tim peserta The International (TI10), sebanyak 12 tim adalah pengumpul poin DPC terbanyak di musim reguler 2021. Sisa slot telah diperebutkan oleh tim dari masing-masing region DPC, di mana enam tim pemuncak menjadi pelengkap tim peserta di The Internasional.

### Evil Geniuses
Description
EG yang memenangkan paruh musim DPC di NA dan amankan posisi runner-up di Singapore Major, peroleh total 950 poin DPC dan merupakan salah satu tim pertama yang injakkan kaki di TI10. Tambahan 300 poin dari hasil musim kedua DPC di NA kian pastikan kelolosannya, meski masih ada peluang tambahan poin AniMajor.

### Invictus Gaming
Di paruh musim kompetisi DPC reguler, IG tampil dominan dengan menangkan liga regional serta Singapore Major secara meyakinkan. Namun, masuk ke paruh musim berikutnya, tim ini gagal melakukan hal sama dan tampil buruk selama AniMajor. Untungnya, 1100 poin DPC miliknya jadi jaminan cukup untuk lolos ke TI10.

### PSG.LGD
Description
Meski secara keseluruhan hasil yang dicapai oleh PSG.LGD kurang menggembirakan, namun performa mereka patut dapat acungan jempol di dua pelaksanaan Major. Para pengamat melihat skuad ini punya perkembangan paling pesat di kompetisi internasional dan makin kompak di beberapa rangkaian turnamen terakhir. PSG.LGD lengkapi 5 perwakilan tim asal Cina yang berhak laga di TI10.
### Quincy Crew
Bernasib sama dengan EG, yang mampu amankan posisi pertama dan ke-2 dari dua musim kompetisi reguler DPC, QC masih tampak goyah saat pelaksaan Singapore Major. Kepastian baru mereka dapat setelah tampil apik dan menembus jauh saat ikuti AniMajor, dan mendapat tiket mereka.

### Virtus.pro
Description
Sukses sebagai pemenang di dua musim kompetisi DPC di regional, Virtus.Pro tidak perlu mengkhawatirkan hasil buruk mereka di dua Major karena slot mereka aman menuju TI10. Meski demikian, skuad bermaterikan pemain muda ini harus meningkatkan permainan mereka di ajang esports paling bergengsi dalam kalender DOTA 2.

### T1
Nasib buruk dengan adanya pengurangan poin karena isu perubahan lineup tidak dapat mencegah T1 untuk mengunci tempat mereka di TI. Ini berkat hasil finis pertama di musim kedua liga regional dan penampilan yang impresif saat di AniMajor. T1 menggenapi dua wakil SEA di ajang The International tahun ini.

### Team Secret
Pencapaian maksimal Team Secret di DreamLeague Season 14 bikin perjalanan tim ini kian mudah saat lakoni Singapore Major. Finis keempat saja sudah memastikan bahwa bahkan finis keempat selama DreamLeague Season 15 tidak dapat menghentikan laju mereka ke TI10. Sayangnya, kesolidan tim ini belum benar-benar terbukti.
### Vici Gaming
Satu lagi perwakilan dari tembok raksasa Cina yang hadir di TI10, yang bermodalkan permainan konsisten sepanjang musim ini. Meski hanya menempati posisi ketiga atau lebih rendah di liga dan Major, tim Vici Gaming layak berangkat ke Rumania.

### Team Aster
Tim keempat dari Negeri Tirai Bambu yang menyegel slot di TI10, Tim Aster membalikkan prediksi banyak orang dengan mampu menang musim kedua DPC di Cina. Padahal mereka gagal meraup poin dari AniMajor dan juga tidak lolos ke Singapore Major, namun kinerja tim di musim ini telah memastikan mereka siap bersaing merebut hadiah uang senilai total $40 juta+.
### Alliance
Description
Rampung finis kedua di musim DPC pertama, dan bercokol di puncak musim kedua, Alliance mampu mengunci tempat mereka di TI10. Nyatanya, tim ini sebenarnya terbantu oleh fakta bahwa banyak tim lain turun peringkat di Major. Gagal tampil di salah satu Major, Alliance berpegang pada hasil reguler mereka guna amankan slot mereka.
### beastcoast
Meski sempat alami musim pertama yang memilukan karena absen di Major pertama akibat masalah kesehatan, beastcoast bungkus tiket mereka ke TI10 setelah AniMajor. Tim ini berhasil lewati ambang 800 poin DPC, setelah Team Nigma dan TNC Predator tersingkir. Skuad telah menjadi salah satu tim terbaik di Amerika Selatan selama hampir dua tahun dan akhirnya mendapat kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan di The International.
### Thunder Predator
Meskipun gagal tampil di AniMajor, Thunder Predator memanfaatkan hasil reguler musim pertama mereka dan eliminasi yang membantu untuk amankan tiket TI. Beruntungnya, Team Nigma tumbang oleh Evil Geniuses di final Major, sehingga total poin DPC Thunder Predator menjadi persis 800, amankan jalur mereka ke TI10.
## Tim Perwakilan Regional
Selain ke-12 tim peserta dari klasemen poin DPC, enam tim akan mendampingi mereka ke The International tahun ini dengan hasil kemenangannya di kualifikasi regional. Mereka adalah:
### Perwakilan Kualifikasi Eropa Timur: Team Spirit
### Perwakilan Kualifikasi Amerika Selatan: SG e-sports
### Perwakilan Kualifikasi Amerika Utara: Undying
Description
### Perwakilan Kualifikasi Asia Tenggara: Fnatic
### Perwakilan Kualifikasi Eropa Barat: OG
### Perwakilan Kualifikasi Cina: Elephant
\

Tags : The International 10, Kompetisi esports, Dota 2
Suka Artikel Ini? Silahkan Share